Lewati ke isi halaman
Teknologi Panda · produk Puskomedia

Tata kelola yang terasa sampai ke warga.

Teknologi Panda adalah teknologi tata kelola cerdas, smart governance, yang menghubungkan data dan layanan dari balai desa sampai kantor daerah. Surat selesai lebih cepat, anggaran bisa dibaca warga, dan keputusan lahir dari data yang sama.

Manifesto

Setiap desa adalah sekolah. Setiap data adalah pelajaran.

  1. Warga belajarmemakai layanan desanya sendiri, dari ponsel, tanpa harus tahu prosedurnya.
  2. Sistem mengingatapa yang sudah dicatat, sehingga warga tidak ditanya hal yang sama dua kali.
  3. Desa tumbuhdari keputusan yang lahir dari datanya sendiri, bukan dari perkiraan.

Inilah tata kelola cerdas menurut Panda: bukan aplikasi yang makin banyak, tetapi desa yang makin mengenal dirinya, dan pemerintahan yang makin dekat dengan warganya.

Kenyataan hari ini

Satu warga, lima meja, tiga kali datang.

Data desa masih sering diketik ulang di setiap tingkat. Formulir yang sama diisi lagi, rekap dikerjakan semalaman menjelang tenggat, dan angka di desa berbeda dengan angka di kabupaten. Bukan karena orangnya kurang rajin, tetapi karena datanya tidak bicara satu sama lain.

Meja 1Fotokopi kartu keluarga, lagi
Meja 2Data diketik ulang di kecamatan
Meja 3Rekap manual menjelang tenggat
Meja 4Angka desa dan kabupaten berbeda
Meja 5Antre menunggu tanda tangan
Dengan PandaDicatat sekali di desa, dipakai berkali-kali di semua tingkat.
Satu data

Satu catatan kelahiran, lima manfaat.

Ikuti perjalanan satu catatan. Dicatat sekali di desa, lalu bekerja sendiri sampai ke meja kabupaten, tanpa diketik ulang.

  1. MulaiDicatat sekali di desaBidan atau kader melaporkan kelahiran, operator desa mencatatnya.
  2. 01Data penduduk diperbaruiKartu keluarga di sistem desa bertambah satu anggota.
  3. 02Surat siap dibuatSurat keterangan kelahiran tersusun dari data yang sudah ada.
  4. 03Statistik desa berubahPiramida penduduk dan data SDGs Desa ikut menyesuaikan.
  5. 04Laporan kecamatan terisiRekap peristiwa kependudukan tidak perlu disusun ulang.
  6. 05Dasbor daerah membacaKabupaten melihat angka yang sama dengan desa, hari itu juga.
Ekosistem desa

Satu data, tujuh ruang hidup.

Tata kelola cerdas tidak berhenti di balai desa. Posyandu, sekolah, bank sampah, air bersih, BUMDes, wisata, dan internet desa berbagi data yang sama, lewat teknologi yang terhubung dengan Panda.

Bagian dari Teknologi Panda

Posyandu

Data balita, ibu hamil, dan imunisasi tersambung dengan data penduduk, agar tidak ada anak yang terlewat dari pelayanan.

satu data
Dasbor daerah

Seluruh desa, satu layar.

Kecamatan dan kabupaten tidak lagi menunggu tumpukan laporan. Keadaan layanan, kependudukan, dan keuangan setiap desa terbaca dari data yang dicatat desa itu sendiri.

  • Melihat desa yang datanya sudah lengkap dan yang belum
  • Menemukan desa yang perlu pendampingan lebih awal
  • Menyusun program dari angka yang sama dengan desa
Panda untuk kecamatan dan kabupaten
Dasbor KabupatenIlustrasi · data contoh
Desa melapor bulan ini0%
Permohonan surat selesai0%
Perlu pendampingan0desa
LengkapSebagianPerlu pendampingan
Tata kelola cerdas

Dari warga sampai daerah, satu bahasa data.

Begitulah smart governance bekerja: setiap tingkat melihat data yang sama dari sudut pandangnya sendiri. Pilih satu lapisan.

L1 · Warga

Yang terasa: layanan, bukan prosedur.

  • Mengajukan surat dari rumah dan memantau statusnya
  • Membaca anggaran dan pembangunan desanya sendiri
  • Menerima kabar layanan tanpa harus datang ke balai

Selengkapnya tentang tata kelola cerdas

Akademi Panda

Belajar dari praktik, bukan ceramah.

Teknologi baru berguna bila orangnya ikut tumbuh. Akademi Panda menyiapkan jalur belajar untuk setiap peran, dari data desanya sendiri.

Perangkat desa
  1. Mengenal Panda
  2. Data penduduk
  3. Layanan surat
  4. Laporan desa
  5. Sertifikat
Kader dan relawan
  1. Mendata warga
  2. Posyandu
  3. SDGs Desa
  4. Mendampingi warga
  5. Sertifikat
Pengurus BUMDes
  1. Unit usaha
  2. Pencatatan kas
  3. Laporan usaha
  4. Kerja sama desa
  5. Sertifikat
Pejabat daerah
  1. Membaca dasbor
  2. Pembinaan desa
  3. Kebijakan dari data
  4. Satu Data
  5. Sertifikat
Landasan

Data warga dijaga, aturan dipatuhi.

Data penduduk adalah amanah. Teknologi Panda dirancang berpijak pada aturan yang berlaku, dan dijalankan dengan prinsip yang sederhana: data milik desa, dibuka sesuai peran, dan setiap perubahan bisa ditelusuri.

Ditulis sebagai landasan kerja, bukan klaim sertifikasi.

UU 6/2014 tentang Desa
Pasal 86: desa berhak mendapat akses informasi lewat sistem informasi desa, yang memuat data desa, data pembangunan, dan kawasan perdesaan.
UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
Data warga hanya dipakai untuk pelayanan, dibuka menurut peran, dan dijaga dari pihak yang tidak berhak.
Perpres 95/2018 tentang SPBE
Sistem pemerintahan berbasis elektronik yang terpadu, dari desa sampai daerah, tidak berjalan sendiri-sendiri.
Perpres 39/2019 tentang Satu Data Indonesia
Data dicatat sekali dengan standar yang sama, agar bisa dibagi pakai tanpa diketik ulang.
Warisan

Data yang diisi hari ini akan dibaca anak cucu.

Catatan desa yang rapi bukan sekadar laporan. Ia adalah ingatan bersama: siapa yang lahir, apa yang dibangun, dan bagaimana desa tumbuh. Lama-lama, catatan itu menjadi sejarah desa itu sendiri.

  1. Hari iniSeorang bayi lahir dan dicatat.
  2. Lima tahunRiwayat imunisasinya lengkap.
  3. Tujuh belas tahunIa tercatat sebagai pemilih pemula.
  4. Satu generasiCatatan desa menjadi sejarah desa.
Mulai

Mulai dari satu desa.

Ceritakan keadaan desa atau daerah Anda. Kami bantu memetakan langkah pertama menuju tata kelola cerdas, tanpa harus mengganti semuanya sekaligus.

Teknologi Panda adalah produk Puskomedia