Memperkuat Kewirausahaan Desa: Revitalisasi Industri Rumah Tangga Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Warga Desa
Sobat Desa yang luar biasa,
Selamat datang dan salam hangat! Pada kesempatan ini, kita akan mengulas topik penting mengenai Memperkuat Kewirausahaan Desa: Revitalisasi Industri Rumah Tangga Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Warga Desa. Sebelum kita menyelam lebih dalam, saya ingin bertanya apakah Sobat Desa sudah memahami konsep ini? Apakah Anda sudah familiar dengan strategi untuk memperkuat kewirausahaan di desa, merevitalisasi industri rumah tangga, dan memanfaatkan sumber daya lokal untuk meningkatkan pendapatan warga desa? Bersama-sama, mari kita jelajahi potensi dan manfaat dari upaya ini!
Pendahuluan
Pemberdayaan ekonomi desa menjadi kunci utama dalam membangun Indonesia yang sejahtera. Salah satu cara efektif untuk mewujudkannya adalah melalui revitalisasi industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal. Pendekatan ini tidak hanya mengangkat potensi desa, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan yang signifikan bagi warga desa.
Industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal memiliki akar yang kuat dalam tradisi dan budaya masyarakat desa. Dengan memanfaatkan bahan baku setempat, industri ini mampu menciptakan produk-produk unik dan bernilai tambah yang diminati pasar. Sayangnya, banyak dari industri ini masih terkendala oleh keterbatasan keterampilan, akses permodalan, dan pemasaran yang memadai. Revitalisasi yang tepat dapat mengatasi hambatan ini dan mengoptimalkan kontribusi industri rumah tangga terhadap ekonomi desa.
Semakin banyak desa yang menyadari pentingnya memperkuat kewirausahaan di sektor ini. Hasilnya, mereka berinisiatif mengembangkan program-program pelatihan, pendampingan, dan dukungan finansial bagi pelaku industri rumah tangga di desa. Dengan menggandeng berbagai pihak dan memanfaatkan teknologi, potensi industri ini dapat digali secara maksimal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Potensi Sumber Daya Lokal
Kekayaan sumber daya alam dan budaya yang dimiliki desa menjadi modal dasar dalam pengembangan industri rumah tangga. Sumber daya ini dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomis, seperti:
**Pertanian:** Hasil bumi seperti beras, jagung, dan buah-buahan dapat diolah menjadi produk olahan pangan, seperti beras organik, keripik buah, dan selai.
**Perikanan:** Ikan dan hasil laut lainnya dapat diolah menjadi produk makanan olahan, seperti pindang, abon, dan kerupuk ikan.
**Peternakan:** Hasil peternakan seperti susu, daging, dan telur dapat diolah menjadi produk olahan susu, daging asap, dan telur asin.
**Seni dan Kerajinan:** Kerajinan tangan, seperti kain tenun, ukiran kayu, dan anyaman bambu dapat dikembangkan sebagai produk budaya yang bernilai jual tinggi.
Hambatan dan Tantangan
Meski memiliki potensi besar, industri rumah tangga di desa masih menghadapi beberapa kendala, antara lain:
**Keterampilan yang Terbatas:** Pelaku industri rumah tangga seringkali kekurangan keterampilan dan pengetahuan untuk mengolah sumber daya lokal menjadi produk yang berkualitas.
**Akses Permodalan Terbatas:** Banyak pelaku industri rumah tangga kesulitan mendapatkan akses permodalan untuk mengembangkan usahanya.
**Pemasaran yang Lemah:** Produk-produk industri rumah tangga seringkali kesulitan menembus pasar karena keterbatasan promosi dan pemasaran.
Revitalisasi Industri Rumah Tangga
Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan revitalisasi industri rumah tangga di desa secara komprehensif, yang meliputi:
**Pelatihan dan Pendampingan:** Pelaku industri rumah tangga perlu diberikan pelatihan keterampilan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk dan manajemen usahanya.
**Permodalan:** Menyediakan akses permodalan yang mudah dan terjangkau bagi pelaku industri rumah tangga untuk mengembangkan usahanya.
**Pemasaran:** Mendorong pemasaran produk industri rumah tangga melalui berbagai saluran, seperti online marketplace, pameran, dan promosi di media sosial.
Manfaat Revitalisasi
Revitalisasi industri rumah tangga di desa membawa banyak manfaat, di antaranya:
**Peningkatan Pendapatan:** Industri rumah tangga yang berkembang pesat dapat meningkatkan pendapatan warga desa dan mengurangi angka kemiskinan.
**Penciptaan Lapangan Kerja:** Industri rumah tangga menciptakan lapangan kerja baru di desa, sehingga mengurangi pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
**Pemanfaatan Sumber Daya Lokal:** Revitalisasi industri rumah tangga mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
**Pelestarian Tradisi dan Budaya:** Industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal juga berperan dalam melestarikan tradisi dan budaya masyarakat desa.
Peran Puskomedia
Puskomedia (www.puskomedia.id) merupakan penyedia layanan dan pendampingan terkemuka dalam bidang pemberdayaan desa. Melalui layanan Panda Sistem Informasi Desa (www.panda.id), Puskomedia menawarkan pendampingan lengkap dan terbaik untuk mendukung kebutuhan desa terkait dengan Memperkuat Kewirausahaan Desa: Revitalisasi Industri Rumah Tangga Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Warga Desa.
Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki, Puskomedia menjadi pendamping yang tepat bagi desa yang ingin memaksimalkan potensi industri rumah tangganya. Bersama Puskomedia, desa dapat membangun ekonomi yang mandiri dan sejahtera melalui revitalisasi industri rumah tangga yang berkelanjutan.
**Memperkuat Kewirausahaan Desa: Revitalisasi Industri Rumah Tangga Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Warga Desa**
Di desa-desa Indonesia, industri rumah tangga memegang peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian. Industri ini tak hanya menyediakan lapangan pekerjaan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga desa, sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi mereka. Mari kita telusuri lebih dalam bagaimana industri rumah tangga berkontribusi dalam memperkokoh ekonomi desa.
Dampak Industri Rumah Tangga pada Ekonomi Desa
Pertama-tama, industri rumah tangga menjadi penopang lapangan kerja di desa. Banyak warga desa yang menggantungkan hidup dari kegiatan produksi rumahan. Entah itu menenun kain, membuat kerajinan tangan, atau mengolah makanan tradisional. Dengan semakin banyaknya industri rumah tangga yang berkembang, semakin banyak pula lapangan pekerjaan yang tercipta, sehingga mengurangi angka pengangguran di desa.
Selain itu, industri rumah tangga berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan warga desa. Produk-produk yang dihasilkan dari kegiatan industri rumah tangga biasanya dijual ke pasar lokal, regional, bahkan internasional. Hasil penjualan ini menjadi sumber pendapatan tambahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Tak jarang, industri rumah tangga berkembang menjadi usaha yang maju, sehingga mampu memberikan penghasilan tetap bagi pelaku usaha dan karyawannya.
Tak kalah penting, industri rumah tangga berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan ekonomi desa. Dengan mengandalkan sumber daya lokal sebagai bahan baku produksi, industri rumah tangga meminimalisir ketergantungan desa pada pasar luar. Hal ini membuat ekonomi desa lebih stabil dan resilien menghadapi berbagai gejolak ekonomi global. Keberadaan industri rumah tangga juga menjadi pendorong inovasi dan kreativitas, karena pelaku usaha terus mencari cara baru untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing produk mereka.
Sebagai penutup, industri rumah tangga memainkan peran penting dalam memperkuat kewirausahaan dan meningkatkan pendapatan warga desa. Dengan revitalisasi industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal, desa-desa Indonesia dapat menciptakan ekonomi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan sejahtera. Nah, untuk mewujudkan hal tersebut, Puskomedia hadir sebagai pendamping terpercaya bagi desa-desa untuk memperkuat kewirausahaan desa. Melalui layanan Panda Sistem Informasi Desa (www.panda.id), Puskomedia menyediakan pendampingan lengkap dan terbaik untuk mendukung kebutuhan desa dalam mengembangkan industri rumah tangga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan Puskomedia, desa-desa Indonesia siap melangkah maju menuju masa depan yang lebih cerah dan berdikari.
Potensi dan Tantangan Industri Rumah Tangga di Desa
Source edeposit.perpusnas.go.id
Memperkuat Kewirausahaan Desa: Revitalisasi Industri Rumah Tangga Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Warga Desa menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Industri rumah tangga di desa memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung perekonomian lokal, tapi tidak bisa dipungkiri juga ada tantangan-tantangan yang harus dihadapi agar potensi tersebut dapat terwujud secara optimal.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi industri rumah tangga di desa adalah keterbatasan keterampilan. Banyak pelaku usaha rumah tangga di desa belum memiliki keterampilan yang cukup dalam memproduksi dan memasarkan produk mereka secara efektif. Hal ini berujung pada produk yang kurang berkualitas dan sulit bersaing di pasar. Tantangan lainnya adalah akses pasar yang terbatas. Pelaku usaha rumah tangga di desa seringkali kesulitan memasarkan produk mereka di luar wilayah desa karena keterbatasan informasi dan jaringan. Akibatnya, jangkauan pasar mereka menjadi sempit dan pendapatan yang diperoleh juga terbatas.
Selain itu, dukungan pemerintah yang belum memadai juga menjadi tantangan bagi industri rumah tangga di desa. Pemerintah belum memberikan perhatian yang cukup pada pengembangan sektor ini, sehingga pelaku usaha rumah tangga di desa kesulitan mendapatkan pelatihan, pembiayaan, dan pendampingan yang mereka butuhkan. Kurangnya dukungan dari pemerintah ini membuat pelaku usaha rumah tangga di desa semakin sulit untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan mereka.
Strategi untuk Revitalisasi Industri Rumah Tangga
Memperkuat Kewirausahaan Desa: Revitalisasi Industri Rumah Tangga Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Warga Desa merupakan upaya strategis yang memerlukan revitalisasi industri rumah tangga. Untuk merealisasi tujuan ini, diperlukan strategi komprehensif yang mencakup berbagai aspek, termasuk pelatihan keterampilan, pengembangan produk, akses pasar, dan kemitraan dengan pemangku kepentingan.
Pelatihan Keterampilan
Pelatihan keterampilan merupakan kunci untuk meningkatkan kapasitas wirausahawan desa dalam mengelola industri rumah tangga. Pelatihan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri lokal, seperti kerajinan tangan, kuliner, atau pertanian. Melalui pelatihan, para wirausahawan dapat memperoleh pengetahuan dan teknik yang diperlukan untuk memproduksi produk berkualitas tinggi dan layak jual.
Pengembangan Produk
Industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk yang bernilai tambah tinggi. Pengembangan produk melibatkan inovasi dan kreativitas dalam memanfaatkan bahan baku lokal. Misalnya, pengrajin dapat mengeksplorasi teknik baru untuk menghasilkan desain produk yang unik dan berbeda dari pasaran.
Akses Pasar
Setelah produk dikembangkan, langkah selanjutnya adalah membuka akses pasar yang lebih luas. Ini dapat dilakukan melalui berbagai saluran, seperti pemasaran online, partisipasi dalam pameran, dan kerja sama dengan peritel atau distributor. Akses pasar yang baik akan memastikan bahwa produk industri rumah tangga desa dapat menjangkau konsumen yang lebih banyak.
Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan
Membangun kemitraan dengan pemangku kepentingan sangat penting untuk keberlanjutan industri rumah tangga desa. Kemitraan ini dapat melibatkan pemerintah daerah, lembaga keuangan, atau organisasi non-profit. Dengan menjalin kemitraan, wirausahawan dapat memperoleh dukungan finansial, teknis, dan promosi untuk mengembangkan usaha mereka.
**Puskomedia: Pendamping tepercaya untuk Revitalisasi Industri Rumah Tangga Desa**
Puskomedia memahami tantangan dan peluang yang dihadapi dalam memperkuat kewirausahaan desa melalui revitalisasi industri rumah tangga. Dengan layanan Panda Sistem Informasi Desa (www.panda.id), Puskomedia memberikan pendampingan lengkap untuk mendukung kebutuhan desa, mulai dari pelatihan keterampilan, pengembangan produk, akses pasar, hingga kemitraan dengan pemangku kepentingan. Bersama Puskomedia, desa-desa siap memaksimalkan potensi industri rumah tangga mereka dan meningkatkan pendapatan warga desa.
Memperkuat Kewirausahaan Desa: Revitalisasi Industri Rumah Tangga Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Warga Desa
Source edeposit.perpusnas.go.id
Memperkuat kewirausahaan desa merupakan kunci dalam meningkatkan pendapatan warga desa. Salah satu caranya adalah melalui revitalisasi industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal. Pemerintah dan lembaga pendukung berperan penting dalam menyediakan pendampingan, pendanaan, dan akses ke sumber daya untuk mendorong pertumbuhan industri.
Peran Pemerintah dan Lembaga Pendukung
Pemerintah pusat dan daerah memiliki peran penting dalam mendukung industri rumah tangga. Mereka menyediakan pendampingan teknis, pelatihan kewirausahaan, dan akses ke sumber daya keuangan melalui berbagai program dan kebijakan. Misalnya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menyediakan program pengembangan wirausaha bagi masyarakat desa.
Lembaga pendukung juga memainkan peran penting. LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan organisasi nirlaba memberikan pelatihan, pendampingan, dan akses ke pasar bagi pelaku industri rumah tangga. Mereka berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak swasta untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing industri.
A. Pendampingan: Membimbing Kesuksesan
Pendampingan dari pemerintah dan lembaga pendukung sangat penting untuk membimbing industri rumah tangga menuju kesuksesan. Mentorship, pelatihan, dan bimbingan teknis membantu pelaku usaha dalam mengembangkan produk, meningkatkan kualitas, dan mengelola keuangan. Layaknya seorang kompas, pendampingan menunjukkan arah yang jelas bagi industri untuk berkembang.
B. Pendanaan: Suntikan Modal untuk Pertumbuhan
Pendanaan yang disediakan oleh pemerintah dan lembaga pendukung menjadi suntikan modal yang sangat dibutuhkan untuk pengembangan industri rumah tangga. Dana ini dapat digunakan untuk membeli mesin, bahan baku, dan modal kerja. Akses ke pendanaan layaknya bahan bakar bagi mesin pertumbuhan industri.
C. Akses ke Sumber Daya: Membuka Pintu Kesempatan
Pemerintah dan lembaga pendukung juga menyediakan akses ke sumber daya yang berharga bagi industri rumah tangga. Akses ke pasar, teknologi, dan informasi membantu pelaku usaha dalam mengembangkan produk mereka, terhubung dengan pelanggan, dan bersaing di pasar. Akses ke sumber daya ini seakan membuka pintu gerbang bagi industri untuk berkembang dan berprestasi.
Dengan mengoptimalkan peran pemerintah dan lembaga pendukung, industri rumah tangga dapat memperoleh pendampingan, pendanaan, dan sumber daya yang mereka butuhkan untuk berkembang. Ini akan berdampak positif pada pendapatan warga desa dan perekonomian pedesaan secara keseluruhan.
Puskomedia: Pendamping Tepat untuk Pengembangan Desa
Puskomedia, melalui layanan Panda Sistem Informasi Desa (www.panda.id), hadir sebagai pendamping yang tepat bagi desa-desa yang ingin memperkuat kewirausahaan dan merevitalisasi industri rumah tangga. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas, Puskomedia menyediakan pendampingan lengkap, mulai dari pelatihan kewirausahaan hingga akses ke pasar. Bersama Puskomedia, desa dapat mengoptimalkan sumber daya lokal dan meningkatkan pendapatan warganya.
**Memulihkan Industri Rumah Tangga: Kunci Kemakmuran Desa**
**
Manfaat Revitalisasi Industri Rumah Tangga
**Revitalisasi industri rumah tangga di desa merupakan strategi ampuh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa manfaat utama yang dapat dirasakan antara lain:
**1. Peningkatan Pendapatan**
Industri rumah tangga memberdayakan warga desa, terutama kaum perempuan, untuk menghasilkan pendapatan tambahan. Dengan mengolah dan memanfaatkan sumber daya lokal, mereka dapat menciptakan produk yang dapat dijual baik di pasar lokal maupun internasional.
**2. Penciptaan Lapangan Kerja**
Pemulihan industri rumah tangga membuka lapangan kerja baru, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan standar hidup. Warga desa dapat terlibat dalam berbagai aspek produksi, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga pemasaran produk.
**3. Pengurangan Kemiskinan**
Pendapatan tambahan yang dihasilkan melalui industri rumah tangga membantu mengurangi kemiskinan di desa. Keluarga dapat menggunakan penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti makanan, tempat tinggal, dan pendidikan. Dengan begitu, dapat memutus siklus kemiskinan antar generasi.
**4. Peningkatan Keterampilan**
Industri rumah tangga memungkinkan warga desa memperoleh keterampilan baru, termasuk teknik produksi, manajemen keuangan, dan pemasaran. Keterampilan ini berharga baik untuk usaha mereka sendiri maupun untuk peluang kerja di masa depan.
**5. Pelestarian Budaya**
Industri rumah tangga sering kali dilandasi oleh teknik dan pengetahuan tradisional. Revitalisasi industri ini membantu melestarikan budaya dan identitas desa. Produk yang dihasilkan sering kali mencerminkan keunikan dan kekayaan tradisi desa.
**6. Pengembangan Ekonomi Lokal**
Industri rumah tangga berkontribusi pada perekonomian lokal dengan menciptakan permintaan akan sumber daya lokal dan produk yang dihasilkan. Ini menstimulasi pertumbuhan usaha kecil menengah dan meningkatkan taraf hidup secara keseluruhan.
**7. Peningkatan Kesetaraan Gender**
Industri rumah tangga sering kali memberdayakan perempuan untuk menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Mereka dapat berperan aktif dalam pengambilan keputusan dan mengelola sumber daya keuangan sendiri.
**8. Pengurangan Kesenjangan Sosial**
Pendapatan tambahan yang dihasilkan melalui industri rumah tangga mengurangi kesenjangan sosial di desa. Warga yang sebelumnya menganggur atau berpenghasilan rendah kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
**9. Pembangunan Desa yang Berkelanjutan**
Industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal mempromosikan pembangunan desa yang berkelanjutan. Pengolahan sumber daya secara efisien mengurangi polusi dan kerusakan lingkungan.
**10. Peningkatan Ketahanan Masyarakat**
Industri rumah tangga memberikan warga desa sumber pendapatan alternatif. Sehingga mengurangi ketergantungan pada sumber tunggal dan meningkatkan ketahanan masyarakat selama masa-masa sulit.
Puskomedia berkomitmen untuk mendukung desa-desa dalam merevitalisasi industri rumah tangga. Melalui layanan Panda Sistem Informasi Desa (www.panda.id), kami menyediakan pendampingan lengkap, mulai dari pengembangan produk hingga pemasaran. Puskomedia adalah mitra andal untuk desa yang ingin meningkatkan pendapatan warga, memberdayakan masyarakat, dan membangun masa depan yang lebih cerah.
Kesimpulan
Temuan utama dari upaya untuk memperkuat kewirausahaan desa melalui revitalisasi industri rumah tangga berbasis sumber daya lokal menunjukkan bahwa strategi ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan warga desa.
Pendekatan ini memanfaatkan keterampilan dan pengetahuan lokal untuk menciptakan produk dan layanan yang bernilai tambah. Dengan melibatkan masyarakat dalam seluruh proses, industri rumah tangga memberdayakan warga desa untuk mengambil kendali atas mata pencaharian mereka dan secara berkelanjutan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain manfaat ekonomi, revitalisasi industri rumah tangga juga memperkuat ikatan sosial dalam komunitas dan melestarikan tradisi budaya setempat. Ini menciptakan siklus positif yang memberdayakan masyarakat desa dan memastikan keberlanjutan inisiatif.
Namun, mencapai kesuksesan berkelanjutan memerlukan komitmen berkelanjutan dari semua pemangku kepentingan. Pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan lembaga keuangan harus bekerja sama untuk memberikan dukungan teknis, akses pasar, dan pendanaan yang diperlukan.
Dengan mengadopsi prinsip-prinsip ini, kita dapat memanfaatkan potensi besar kewirausahaan desa dan memberdayakan masyarakat di seluruh negeri untuk membangun masa depan yang lebih cerah.
Puskomedia berkomitmen untuk mendukung upaya ini dengan menyediakan layanan dan pendampingan yang komprehensif. Melalui layanan Panda Sistem Informasi Desa kami, kami menawarkan pendampingan ahli untuk membantu desa-desa merevitalisasi industri rumah tangga mereka, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan dampak sosial yang langgeng.
**Sobat Desa, Yuk Bagikan Pengetahuan Teknologi!**
Halo, sobat desa yang budiman!
Tahukah kamu bahwa teknologi memiliki peran penting dalam memajukan desa kita? Nah, di website www.panda.id, kamu bisa menemukan berbagai informasi dan artikel menarik tentang teknologi pedesaan.
Ada banyak artikel yang bisa kamu bagikan dengan teman, tetangga, dan keluarga di desa. Dengan berbagi artikel tersebut, kamu dapat membantu mereka memperoleh informasi terbaru tentang teknologi yang dapat mempermudah hidup di desa.
Beberapa artikel yang direkomendasikan untuk kamu bagikan:
* “Cara Membangun Jaringan Internet Desa yang Stabil”
* “Teknologi Pertanian Modern untuk Meningkatkan Hasil Panen”
* “Manfaat Pendidikan Jarak Jauh bagi Masyarakat Desa”
Selain itu, di website www.panda.id, kamu juga dapat menemukan informasi terkait dengan:
* Pelatihan teknologi untuk warga desa
* Program pengembangan desa berbasis teknologi
* Inovasi teknologi yang dirancang khusus untuk desa
Dengan membaca dan membagikan artikel di www.panda.id, kamu dapat berkontribusi dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera. Mari kita jadikan teknologi sebagai jembatan menuju kemajuan desa kita!
**#TeknologiUntukDesa #MajuBersamaTeknologi**