Lewati ke isi halaman
UNTUK SIAPA · KADER, PENDAMPING, RELAWAN, MITRA

Untuk siapa saja yang sedang memperjuangkan desa.

Tata kelola cerdas tidak dijalankan pemerintah sendirian. Kader posyandu dan PKK, pendamping desa, relawan TIK dan pegiat desa, akademisi, pengembang, sampai mitra swasta ikut menggerakkannya. Teknologi Panda memberi mereka bahasa data yang sama dengan desa, dengan aturan yang jelas tentang siapa boleh membuka apa.

KEADAAN SEHARI-HARI

Mereka yang bekerja di antara warga dan balai desa.

Data yang dikumpulkan dengan susah payah seharusnya tidak berhenti di buku catatan.

Seorang kader posyandu mencatat berat badan balita di buku tulis setiap bulan. Di akhir bulan ia menyalinnya ke format laporan untuk puskesmas, lalu menyalinnya lagi ketika desa meminta data untuk pendataan SDGs Desa. Nama dan tanggal lahir anak yang sama ditulis tiga kali. Bila ada balita yang pindah atau baru lahir, kabarnya sampai ke kader belakangan.

Seorang pendamping desa memegang beberapa desa sekaligus. Setiap desa menyimpan data dengan cara berbeda, sehingga ia menghabiskan waktu menyamakan lembar kerja sebelum bisa memberi saran. Relawan TIK menjadi tempat bertanya perangkat setiap kali komputer bermasalah atau data hilang karena virus. Akademisi yang meneliti desa harus mengumpulkan data dari awal, dan mitra swasta yang ingin menyalurkan program sulit memastikan programnya sampai kepada yang paling membutuhkan.

Ketika desa memakai Teknologi Panda, kerja mereka bersambung dengan data desa. Kader mencatat di atas data penduduk yang sudah ada. Pendamping membaca keadaan desa dampingannya dengan bahasa yang sama. Relawan membantu dari sistem yang datanya tidak tinggal di satu laptop. Peneliti dan mitra bekerja dengan data yang dibuka desa sesuai izin dan keperluannya.

LIMA PERAN

Siapa saja yang ikut menggerakkan.

LIMA PERAN

Kader posyandu, PKK, dan pendata

Mencatat sasaran posyandu, kelompok rentan, dan hasil pendataan langsung di atas data penduduk desa, sehingga tidak ada nama yang ditulis berulang dan tidak ada anak yang terlewat.

Di garis depan
LIMA PERAN

Pendamping desa

Membaca keadaan desa dampingan dari data yang sama dengan perangkat, membantu perencanaan, pelaporan, dan pemutakhiran SDGs Desa, serta menjadi jembatan ketika desa memulai penerapan.

Pendamping
LIMA PERAN

Relawan TIK dan pegiat desa

Menjadi tempat belajar perangkat dan warga: memakai layanan daring, menulis berita desa dari ponsel, mengelola media sosial desa, dan merawat website desa.

Penggerak digital
LIMA PERAN

Akademisi dan peneliti

Meneliti desa dengan data yang dibuka desa sesuai izin, membantu membaca pola dari statistik desa, dan mengembalikan hasil kajian sebagai bahan musyawarah.

Kajian
LIMA PERAN

Mitra swasta, lembaga, dan pengembang

Menyalurkan program kemitraan secara tepat sasaran, menyambungkan sistem lewat Integrasi dan API, atau menjadi rekanan yang mendampingi desa di daerahnya.

Kemitraan
MODUL YANG PALING DIPAKAI

Alat kerja bagi mereka yang bekerja bersama desa.

MODUL YANG PALING DIPAKAI

Inti Data Desa

Data keluarga, penduduk, peristiwa, difabel, dan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, yatim piatu, dan warga dengan sakit menahun. Dasar kerja kader dan pendamping.

Untuk kader dan pendamping
MODUL YANG PALING DIPAKAI

Posyandu

Pemantauan kesehatan ibu dan balita yang tersambung dengan data penduduk, sehingga kader tahu sasarannya tanpa mencatat ulang. Bagian dari Teknologi Panda.

Untuk kader kesehatan
MODUL YANG PALING DIPAKAI

Asisten Otomatis

Validasi data yang memberi tanda bila ada isian janggal, analisis kelompok rentan dari data yang dimiliki desa, serta rekap berkala yang tersusun sendiri.

Untuk pendata
MODUL YANG PALING DIPAKAI

Integrasi dan API

Antarmuka pertukaran data yang tertib dan tercatat bagi pengembang dan lembaga yang ingin menyambungkan sistemnya dengan data desa, atas kesepakatan resmi.

Untuk pengembang
MODUL YANG PALING DIPAKAI

Panda di Ponsel

Menulis berita desa, membaca statistik, dan menerima kabar desa dari ponsel. Alat sehari-hari relawan dan pegiat desa.

Untuk relawan
MODUL YANG PALING DIPAKAI

Dasbor Daerah

Gambaran keadaan banyak desa dalam satu layar, dibuka sesuai izin pemerintah daerah. Berguna bagi pendamping dan program kemitraan lintas desa.

Untuk program lintas desa
LAHIR DARI GERAKAN

Gerakan, bukan sekadar pasar.

Teknologi Panda tidak lahir di ruang rapat perusahaan, tetapi dari gerakan keterbukaan informasi di desa bersama Gerakan Desa Membangun. Puskomedia, yang lahir di Cilacap pada 2011, menciptakan Panda untuk mendampingi desa dan mengadvokasikan kebutuhan desa kepada negara. Karena itu sejak awal Panda membuka ruang bagi relawan TIK, pegiat desa, aktivis, lembaga swadaya masyarakat, pengembang, dan para pejuang desa lainnya untuk ikut terlibat.

Di berbagai daerah, rekanan Panda mendampingi desa di wilayahnya sendiri, dari Sumatera dan Jawa sampai Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur. Mereka paham bahasa, adat, dan kebiasaan setempat, sesuatu yang tidak bisa digantikan oleh sistem mana pun. Daftar rekanan ada di halaman Rekanan, dan cerita gerakannya di halaman Gerakan Desa Membangun.

SDGs Desa menaruh kemitraan untuk pembangunan desa sebagai salah satu tujuannya: kerja sama desa dengan desa lain, pihak ketiga, dan lembaga lain; jaringan internet yang tersedia; informasi sosial ekonomi desa yang bisa diakses publik; dan data statistik desa yang tersedia setiap tahun. Setiap mitra yang bekerja dengan data desa yang rapi ikut menulis tujuan itu.

CARA TERLIBAT

Lima pintu untuk ikut bekerja bersama desa.

  1. Menjadi rekanan daerah

    Perusahaan, lembaga, atau perorangan di daerah bisa menjadi rekanan yang memperkenalkan Teknologi Panda dan mendampingi desa di wilayahnya, dengan bekal pelatihan dan bahan dari Akademi Panda.

  2. Mendampingi penerapan

    Pendamping desa dan relawan TIK bisa terlibat saat desa memulai: membantu memindahkan data, memeriksa NIK ganda, melatih operator, dan menjaga semangat belajar setelah pelatihan selesai.

  3. Menulis untuk Pustaka Desa

    Pegiat, kader, dan akademisi bisa berbagi cerita dan kajian tentang desa lewat Pustaka Desa, agar praktik baik di satu desa bisa dipelajari desa lain.

  4. Menyambungkan sistem

    Pengembang dan lembaga yang punya sistem sendiri bisa bertukar data dengan desa lewat Integrasi dan API, berdasarkan kesepakatan resmi dengan pemerintah desa atau daerah.

  5. Merancang program kemitraan

    Mitra swasta dan lembaga bisa merancang program yang sasarannya dibaca dari data desa, lalu memantau hasilnya dari data yang sama, misalnya untuk air bersih, kesehatan ibu dan anak, atau BUMDes.

ETIKA DATA

Bekerja dengan data desa, dengan izin desa.

Pihak di luar pemerintah desa sering paling membutuhkan data, dan paling perlu berhati-hati memakainya. Prinsip berikut berlaku bagi siapa pun yang bekerja dengan data desa.

ETIKA DATA

Desa pemilik data

Data dicatat dan dimiliki desa. Akses bagi kader, pendamping, peneliti, atau mitra diberikan oleh pemerintah desa atau daerah sesuai peran dan keperluannya, bukan karena kedekatan.

ETIKA DATA

Secukupnya untuk keperluan

Yang dibuka hanya data yang dibutuhkan untuk tugasnya. Kader posyandu membutuhkan data balita, bukan data pertanahan; peneliti umumnya cukup dengan statistik tanpa identitas.

ETIKA DATA

Akun pribadi, bukan pinjaman

Setiap orang memakai akunnya sendiri, sehingga setiap perubahan bisa ditelusuri. Akun tidak dipinjamkan kepada orang lain, sekalipun untuk membantu.

ETIKA DATA

Dikembalikan ke desa

Hasil kajian, pendataan, dan program kembali ke desa sebagai bahan musyawarah dan perencanaan. Data desa tidak dipakai untuk kepentingan di luar kesepakatan, sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

RUANG HIDUP YANG TERHUBUNG

Mitra bisa masuk dari ruang mana pun.

Banyak kerja kemitraan berlangsung di luar balai desa. Ruang-ruang berikut berbagi data yang sama dengan desa, lewat platform yang terhubung dengan Teknologi Panda.

RUANG HIDUP YANG TERHUBUNG

Sekolah

Data murid dan sekolah dikelola lewat ASIS, sistem informasi sekolah yang terhubung dengan Panda.

Terhubung dengan ASIS
RUANG HIDUP YANG TERHUBUNG

Pesantren

Pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan memakai Basmalah, yang terhubung dengan Panda.

Terhubung dengan Basmalah
RUANG HIDUP YANG TERHUBUNG

Bank sampah

Setoran dan tabungan sampah warga tercatat lewat Puspa.

Terhubung dengan Puspa
RUANG HIDUP YANG TERHUBUNG

Air bersih

Pelanggan, meteran, dan tagihan air desa dikelola lewat PAM Digital.

Terhubung dengan PAM Digital
RUANG HIDUP YANG TERHUBUNG

BUMDes

Unit usaha, kas, dan laporan BUMDes tercatat lewat Dumoro.

Terhubung dengan Dumoro
RUANG HIDUP YANG TERHUBUNG

Internet desa

Jaringan yang menyambungkan balai desa, sekolah, dan rumah warga.

Dari Puskomedia
JALUR BELAJAR AKADEMI PANDA

Jalur kader dan relawan: dari mendata sampai mendampingi.

JALUR BELAJAR AKADEMI PANDA

Mendata warga

Memahami standar data keluarga dan penduduk, memeriksa data ganda, serta mencatat difabel dan kelompok rentan dengan benar.

Stasiun 1
JALUR BELAJAR AKADEMI PANDA

Posyandu

Mencatat sasaran dan layanan posyandu di atas data penduduk, lalu membaca siapa yang belum terlayani.

Stasiun 2
JALUR BELAJAR AKADEMI PANDA

SDGs Desa

Memahami 18 tujuan SDGs Desa dan bagaimana data harian desa mengisi pemutakhirannya.

Stasiun 3
JALUR BELAJAR AKADEMI PANDA

Mendampingi warga

Membantu warga memakai layanan daring, menulis berita desa, dan mengelola media sosial desa.

Stasiun 4
TANYA JAWAB

Yang sering ditanyakan mitra dan pemerhati desa.

Saya bukan pemerintah desa. Bisakah ikut terlibat?

Bisa. Relawan TIK, pegiat desa, aktivis, lembaga swadaya masyarakat, pengembang, dan para pejuang desa lainnya dapat terlibat sebagai rekanan, pendamping, penulis Pustaka Desa, atau mitra program. Mulailah dengan menceritakan peran Anda lewat WhatsApp.

Saya pendamping desa. Bisakah membantu desa memulai?

Bisa, dan sangat membantu. Pendamping desa sering menjadi jembatan saat desa memindahkan data dan melatih operator. Hubungi tim Panda agar pendampingan berjalan dengan bahan dan langkah yang sama.

Bisakah kader posyandu memakai Teknologi Panda?

Bisa, dengan akun yang diberikan pemerintah desa sesuai perannya. Kader mencatat layanan posyandu di atas data penduduk desa, sehingga tidak perlu menulis ulang identitas balita dan ibu hamil.

Saya peneliti. Bagaimana mendapatkan data desa?

Ajukan permohonan kepada pemerintah desa atau daerah yang bersangkutan, dengan tujuan dan cakupan data yang jelas. Untuk kebanyakan kajian, statistik tanpa identitas pribadi sudah cukup dan lebih aman bagi warga.

Bagaimana pengembang menyambungkan aplikasinya?

Lewat Integrasi dan API, berdasarkan kesepakatan resmi dengan pemerintah desa atau daerah. Pertukaran data berjalan tertib dan tercatat. Keterangan teknisnya ada di halaman Integrasi.

Perusahaan saya ingin menyalurkan program untuk desa. Bagaimana memulainya?

Ceritakan bidang dan wilayah sasaran program lewat WhatsApp. Dari data desa yang tersedia dan kesepakatan dengan pemerintah setempat, sasaran program bisa dipetakan dan hasilnya dipantau dari data yang sama.

Bagaimana menjadi rekanan Panda di daerah?

Hubungi tim Panda lewat WhatsApp dengan menyebutkan wilayah dan pengalaman Anda bersama desa. Rekanan yang sudah ada di berbagai daerah tercantum di halaman Rekanan.

BERSAMA DESA

Desa yang kuat dibangun banyak tangan.

Kader, pendamping, relawan, peneliti, atau mitra: ceritakan peran Anda, dan temukan tempat Anda dalam tata kelola cerdas desa.