Di era digital ini pengembangan aplikasi untuk pedesaaan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pembangunan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat untuk menghindari perbedaan kesenjangan ekonomi antara kampung dan kota dapat terminimalisir. Semakin kesini kesadaran masyarakat akan teknologi mulai meningkat mengingat pentingnya teknologi yang mampu membantu kebutuhan masyarakat secara tersistem. Dengan pembangunan infrastruktur teknologi secara berkelanjutan dan konsisten membangun negara dari desa. Sebelumnya pengembangan dan pemajuan desa hanya dilakukan dengan pembangunan fisik bangunan desa belum memikirkan infrastruktur teknologi digital yang tidak kalah pentingnya dalam pemajuan desa.

Hal ini berfungsi untuk menggali potensi yang ada di desa sehingga tidak ada perbedaaan setara antara kampung dengan wilayah kota. Ketika masyarakat membutuhkan informasi terhadap administrasi tanpa lagi ribet menanyakan langsung ke kantor perangkat desa, kecamatan dan kelurahan hanya dengan mengakses online masyarakat sudah mendapatkan berbagai informasi yang dikelola oleh perangkat desa. Masihkah ada desa yang belum mempunyai website desa? Masih sangat banyak sekali desa-desa di Indonesia yang belum mempunyai website desa. Melihat dari fenomena tersebut pemerintah berupaya dalam perencanaan  integrasi dan mengusulkan website dibawah naungan kominfo.

Aplikasi (apk) berbasis website seperti inilah yang diperlukan masyarakat lebih transparansi mengenai data administrasi desa, penghasilan desa, anggaran dana desa, update berita desa, data kematian dan kelahiran serta acara desa. Setiap masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses website desa secara online asalkan terkoneksi  internet untuk mendapatkan berbagai informasi. Termasuk asal usul dan profil desa juga dibutuhkan sebagai bahan edukasi masyarakat terhadap agar desanya sendiri. Karena setiap desa pastilah memiliki branding tersendiri dengan ciri khas yang berbeda dengan desa-desa yang lain. Disinilah yang disebut teknologi dapat membantu keperluan dan media interaksi digital masa kini tanpa ada batasan letak geografis.

Dari sisi pengembangan, perangkat desa diharapkan aktif sebagai indikator yang memegang kendali pemerintahan. Aplikasi berbasis website ini juga membantu pekerjaaan dan tugas para perangkat desa saat kelengkapan berkas, pembukuan, kependudukan, pendataan penduduk, pemetaan wilayah dan batas wilayah serta  penyimpanan data yang lebih aman, tanpa butuh ruang penyimpanan fisik yang banyak.  

Menjawab dari banyaknya kebutuhan masyarakat, panda.id hadir sebagai fasilator alternatif website desa dengan paket lengkap pendampingan monitoring dan pelatihan untuk bersama-sama membangun desa yang melek teknologi di era digital itu adalah prioritas tim kami. Contoh desa yang sudah mempunyai website desa yaitu desa dermaji kebupaten Banyumas, desa Beji kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.